Asyiknya Belajar di Finlandia, Kamu Kapan Kesana?

BELAJAR DI FINLANDIA

PENDIDIKAN - Biasanya pendidikan berkaitan dengan sistem pendidikannya, gurunya dan juga murid - muridnya.Pada tahun tahun kemarin di Indonesia mulai menggunakan sistem KURTILAS atau kurikulum  tiga belas yang membuat banyak pertanyaan dan pertanyaan dari beberapa orang tua.

Pada kurikulum 2013 atau kurtilas siswa dituntut untuk mempelajari banyak pelajaran dan dengan waktu belajar yang cukup lama.

Sistem mengajar pendidikan di Indonesia sangatlah berbeda dengan pendidikan di Negara Finlandia. Lalu, manakah yang lebih baik? Pendidikan di Indonesia kah? atau di Finlandia? Itu tergantung pemikiran orang masing - masing.

KRITIK

Di finlandia, para guru sangat mengindari yang namanya "kritik" terhadap pekerjaan siswa. Arti kritik disini maksudnya seperti mengatakan "kamu salah", apalagi mengatakan perkataan seperti itu didepan siswa lainnya, justru itu yang membuat siswa malu dan bahkan akan menghambat siswa dalam belajar.
Setiap siswa diperbolehkan melakukan "kesalahan. Di indonesia, guru selalu membandingkan siswa yang satu dengan siswa lainnya. Tapi tidak untuk Finlandia, disana guru hanya meminta murid muridnya untuk membandingkan hasil mereka dengan hasil yang sebelumnya dan tidak dibandingkan dengan siswa lainnya.

"Siswa didorong untuk bekerja secara independent atau sendiri dengan cara berusaha mencari sendiri informasi yang mereka butuhkan. Terlalu banyak komando atau perintah hanya akan menghasilkan rasa tertekan pada siswa dan membuat suasa belajara malah tidak menyenangkan. Bahkan, jika ada beberapa siswa yang "lambat", mereka mendapat dukungan intensif dari gurunya." kata Sundstrom, kepala sekolah di SD Poikkilaakso, Finlandia.

Remedial

Di Finlandia sangat kecil perbedaan antar siswa yang berprestasi dengan siswa yang tidak berprestasi. Di indonesia, jika mengalami kegagalan dalam Ujian atau ulangan pasti dikenakan "Remedial", tapi tidak untuk Finlandia. Disana, Remedial tidak dianggap sebagai tanda kegagalan, tapi dianggap sebagai kesempatan untuk memperbaikinya.

Pekerjaan Rumah / Pr

Di finlandia, jika di siswa diberi pr mereka tidak diwajibkan untuk menjawab PR tersbut dengan benar, yang terpenting mereka berusaha untuk mengerjakannya.

Menghadapi UJIAN

Di indonesia, ketika mendekati ujian sekolah setiap murid selalu diberi les tambahan baik dari orang tua maupun sekolahnya, pelajar diwajibkan untuk mengikuti try out setiap bulannya dengan alasan untuk mengukur sejauh mana tingkat kemampuan siswa. Belum lagi dirumah harus mengikuti bimble sana bimble sini agar bisa lulus ujiannya. Repot bukan? Alhasil banyak murid di Indonesia tanpa pernah mempergunakan otaknya untuk berkreativitas.Jadi, jangan heran kalo siswa di Indonesia banyak yang lulus UN tapi berbanding kebalik dari hasil kelulusannya.

Tapi tidak untuk Finlandia, disana tidak memiliki ujian. Bahkan ujian diadakan ketika di sekolah mengengah atas, ujian itu namanya UjianMartikulasi Nasional. Wajin untuk belajar pada usia 7-16 tahun. Sd 6 tahun, SMP 3 tahun. Ketika lulus SMP, anak di perbolehkan untuk memasuki dunia pekerjaan. Jadi intinya, di Finlandia tidak ada UN untuk SD dan SMP.

Untuk lebih jelasnya, berikut sistem pendidikan dio Finlandia

SISTEM PENDIDIKAN DI FINLANDIA:

     style="display:block"
     data-ad-client="ca-pub-8228237265269157"
     data-ad-slot="6877147825"
     data-ad-format="auto">

1. Anak mulai sekolah ketika umur 7 tahun, kurang dari 7 tahun tidak diperbolehkan untuk sekolah.
2. Tidak ada pekerjaan rumah/ PR sebelum anak beranjak remaja.
3. Hanya ada satu kali tes ketika murid sudah berumur 16 tahun.
4. Perbandingan antara murid dengan guru, banyakan guru daripada muridnya,
5. Dalam sehari, guru hanya menghabiskan waktu 4 jam di dalam kelasnya. Dan mengambil waktu 3 jam untuk "perkembangan profesional"
6. Kelas sains hanya ada 16 siswa, jadi siswa dengan mudah melakukan eksperimennya di kelas/
7. Siswa SD, mendapatkan 75 menit istirahat.
8. Tidak ada kelas unggulan, semua murid nya dia anggap sama. Ini sangat berbanding terbalik dengan di Indonesia.

Nah, sekarang bagaimana menurut anda? Lebih baik sistem pendidikan di Indonesia atau di Finlandia?
Monetize your website traffic with yX Media

Related Posts

Asyiknya Belajar di Finlandia, Kamu Kapan Kesana?
4/ 5
Oleh